Jumat, September 22, 2017

Ayam dan Telur Untuk Kesehatan dan Kecerdasan

0 komentar
sumber protein
Selain karbohidrat, protein merupakan zat makanan yang harus dipenuhi oleh individu setiap harinya. Jika kekurangan protein, individu tersebut akan mengalami gizi buruk atau sering disebut dengan malnutrisi. Di Indonesia yang merupakan negara beraneka ragam kekayaan alam saja kasus gizi buruk pada anak masih ditemukan di berbagai daerah. Selain faktor kemiskinan, hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peran protein untuk kesehatan. Beberapa orang tua tak acuh terhadap kandungan gizi pada makanan yang dikonsumsi oleh anaknya. Padahal sumber protein banyak di sekitar kita, seperti tempe, tahu, telur, daging ayam, susu, ikan, gandum, jagung, dan kacang.

Protein merupakan komponen utama sel manusia karena berfungsi sebagai zat utama pembentukan dan pertumbuhan tubuh. Protein mengandung nitrogen yang diyakini sebagai faktor penting untuk menjalankan fungsi-fungsi tubuh. Setelah diserap oleh tubuh, protein akan dipecah-pecah menjadi asam amino. Mutu protein ditentukan oleh seberapa besar komposisi asam amino yang dapat diserap oleh tubuh pada bahan makanan nabati maupun hewani. Protein nabati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti biji-bijian (jagung, gandum, kacang) tak seluruhnya bisa dimanfaatkan oleh tubuh. Selain itu, protein nabati tidak mengandung asam amino yang lengkap. Protein nabati sulit lebih sulit dicerna karena terdapat selulosa pada struktur selnya. Sebaliknya, protein hewani yang berasal dari telur, daging, dan susu bisa dimanfaatkan seluruhnya oleh tubuh karena mengandung asam amino esensial yang lengkap dalam jumlah seimbang dan mudah dicerna oleh tubuh. Itulah sebabnya sumber pangan protein hewani mempunyai kualitas gizi yang lebih dibandingkan protein nabati.

protein

Kekurangan protein bisa menjadikan seseorang rentan terhadap penyakit sehingga lebih mudah sakit. Oleh karena itu, pemberian protein hewani seperti telur dan daging dilakukan sejak dini bahkan semenjak anak masih berada di dalam kandungan. Selain menyehatkan, protein hewani mempunyai peran yang penting untuk pembentukan sel otak sejak anak masih berupa janin sampai berumur 2 tahun. Bila ibu hamil kekurangan gizi, hal tersebut akan mempengaruhi tumbuh kembang janin. Keadaan tersebut tidak akan bisa lagi diperbaiki dengan pemberian gizi setelah kelahiran karena jumlah sel otak anak tidak bisa berkembang lagi.



Contoh protein hewani yang murah, mudah didapat, dan mudah diolah adalah telur dan ayam. Namun, konsumsi telur dan daging ayam di Indonesia masih tergolong rendah, yakni rata-rata 2 butir seminggu. Padahal setiap gram telur mengandung protein sebesar 12,5%. Bahkan sebagian orang lebih suka menghabiskan uangnya untuk membeli rokok daripada membeli sebutir telur untuk dikonsumsi setiap harinya yang harganya sebanding dengan 2 buah rokok.

Pada tanggal 15 bulan Oktober ini diperingati sebagai Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) yang mulai dicanangkan pada 2011 yang lalu. Melalui peringatan setiap tahun ini diharapkan kesadaran masyarakat kian meningkat akan pentingnya mengkonsumsi ayam dan telur sebagai protein hewani untuk kesehatan dan mendukung kecerdasan atau intelijensi anak. Salah satu penyebab masih banyaknya masyarakat yan mengabaikan pentingnya protein hewani adalah salahnya pemahaman masyarakat tentang ayam dan telur itu sendiri. Masyarakat menuding telur merupakan penyebab bisul dan jerawat karena disuntik dengan hormon yang dapat membahayakan kesehatan. Demikian juga dengan ayam pedaging. Padahal satu suntik hormon memerlukan biaya 5 USD atau setara dengan Rp65.000,00 sehingga tidak memungkinkan untuk menjual telur dengan harga Rp20.000,00 per kilonya. Bisul atau jerawat akibat telur biasanya terjadi pada orang yang alergi dengan protein hewani pada telur. Namun, hal tersebut terjadi pada orang-orang tertentu saja. Orang yang tidak memiliki riwayat alergi protein hewani tidak khawatir untuk mengkonsumsi ayam maupun telur karena kandungannya baik untuk kesehatan tubuh.

Ayam dan telur sebenarnya tidak mengandung kolesterol jahat. Kolesterol baik menjadi kolesterol jahat disebabkan oleh kesalahan pengolahan ayam dan telur. Ayam dan telur digoreng menggunakan minyak yang sudah berkali-kali digunakan untuk memasak.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

TELUR


Telur terdiri atas kuning telur dan putih telur

- Kuning telur kaya akan kandungan vitamin dan mineral, terutama vitamin A, vitamin B2, asam folat, vitamin B6, vitamin B12, vitamin D, zat besi, kalsium, Omega-3, phosphor, potassium, dan kolesterol. Lemak tak jenuh yang terdapat pada kuning telur baik bagi penderita jantung untuk mengontrol kadar gula dan kolesterol dalam darah mereka selama tidak berlebihan.

- Putih telur tidak mengandung lemak. Putih telur lebih banyak mengandung protein dengan kualitas terbaik yang bisa langsung diserap oleh tubuh 100%. Protein dalam putih telur juga bisa sebagai pengganti protein dalam susu sehingga jika ada yang tidak suka minum susu, bisa mengkonsumsi putih telur saja.

telur


Kandungan Gizi Dalam Telur

1. Kolesterol
Telur ayam berukuran sedang mengandung 186 mg kolesterol. Kolesterol dalam telur masih dianggap aman jika dikonsumsi setiap hari karena batas aman konsumsi kolesterol harian adalah 300 mg/hari. Jadi, setiap orang bisa mengkonsumsi satu butir telur setiap harinya. Jika berlebihan, tubuh akan kelebihan kolesterol.

2. Kalori
Sebutir telur utuh berisi total 66 kalori: 41 kalori berasal dari lemak dan 25 kalori dari protein.

3. Lemak
Telur mengandung sekitar 4,5 gram lemak (1 gram lemak jenuh dan 3,5 gram lemak tak jenuh). Di setiap gram lemaknya memiliki 9 kalori. Jadi, satu porsi telur mengandung sekitar 41 kalori dari lemak.

4. Protein
Sebutir telur mengandung sekitar 6,3 gram protein dan di setiap protein mengandung 4 kalori sehingga satu porsi telur mengandung sekitar 25 kalori dari protein.

kandungan gizi telur ayam



5 Alasan Kita Seharusnya Tidak Memusuhi Telur

1. Kandungan gizinya diperlukan untuk pertumbuhan sel otak bayi
Telur seharusnya dikonsumsi secara rutin oleh ibu hamil karena kaya akan kandungan kolin dan vitamin B yang dibutuhkan untuk perkembangan otak bayi. Otak bayi yang berkembang dengan baik akan mendukung kecerdasannya. Kolin bisa menurunkan risiko gangguan mental pada bayi dan penyakit down syndrome serta demensia.

2. Mengurangi keinginan "ngemil"
Sarapan tinggi protein bisa menurunkan keinginan untuk "ngemil" kemudian karena makanan berprotein tinggi akan meninggalkan rasa kenyang.

3. Meningkatkan refleks
Studi tahun 2014 menemukan bahwa tirosin dan asam amino yang terkandung dalam telur membantu meningkatkan respon atau refleks ketika seseorang berada pada situasi tertentu yang membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat seperti saat mengemudi.

4. Menurunkan risiko kanker
Antioksidan pada telur yang sudah dimasak bisa menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung karena kandungan antioksidanny setara dengan apel.

5. Kandungan proteinnya bisa menurunkan tekanan darah

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

AYAM

Ayam merupakan salah satu sumber protein hewani berupa daging yang harganya relatif terjangkau masyarakat dari segala kalangan jika dibandingkan dengan daging kambing atau sapi. Apapun jenis ayamnya, baik ras maupun kampung, kandungan protein yang terkandung dalam daging sangat berguna bagi tubuh untuk pembentukan sel baru.


Protein yang berasal dari hewan memiliki beberapa keunggulan.

1. Memiliki kandungan asam amino yang tersusun mirip dengan susunan asam amino pada manusia
2. Pada protein hewani ditemukan zat penting yang berperan dalam perbaikan, pembentukan, dan perawatan jaringan, yaitu lisin dan metionin
3. Asam aminonya mudah dicerna sehingga sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak untuk mendukung pertumbuhannya dan ibu hamil untuk memacu perkembangan kecerdasan anak karena kualitas proteinnya tinggi
4. Protein hewani tidak mengandung senyawa biogenik yang dapat mengganggu penyerapan asam amino dan mineral
5. Protein hewani mengandung banyak mengandung nitrogen yang dimanfaatkan tubuh untuk menyusun protein-protein lainnya

ayam


Khasiat dan Manfaat Daging Ayam Untuk Kesehatan

1. Mencegah anemia karena kandungan zat besi pada daging ayam tinggi
2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena mengandung banyak mineral sehingga tidak mudah terserang penyakit seperti flu.
3. Mempertahankan keseimbangan kolesterol karena mengandung zat niasin yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dengan cara daging ayam direbus atau dikukus
4. Memperkuat tulang karena mengandung kalsium yang tinggi
5. Bagus untuk tumbuh kembang anak karena mengandung kalsium dan fosfor yang dibutuhkan untuk perkembangan tulang
6. Meningkatkan nafsu makan karena hampir semua orang menyukai olahan daging ayam
7. Penghilang stres karena mengandung vitamin B5 atau asam pantotenat yang memberikan efek tenang pada sel-sel syaraf
8. Mengurangi risiko radang sendi (arthritis) karena mengandung zat selenium yang bisa mencegah sakit di bagian-bagian persendian sehingga sangat baik dikonsumsi oleh orang yang sudah berumur lanjut
9. Menjaga kesehatan gigi karena mengandung fosfor yang menjaga kesehatan gigi serta tulang supaya tak mudah alami kerusakan
11. Memperlancar metabolisme tubuh karena kandungan vitamin B12 pada daging ayam akan mengaktifkan kinerja enzim-enzim yang dibutuhkan dalam proses metabolisme tubuh
12. Mencegah kanker karena mengandung niasin yang bisa menghindari terjadinya kerusakan sel-sel DNA pencetus kanker
13. Mencegah serangan jantung berkat kandungan zat niasin yang membuat kadar kolesterol jahat dan baik menjadi seimbang
14. Menambah massa otot jika dikonsumsi secara tepat, tidak berlebihan
15. Sebagai sumber pembangun tubuh karena mengandung protein tinggi yang baik untuk memperbaiki sel-sel yang rusak rusak sekaligus tumbuh kembang berbagai jaringan dan organ.
16. Kandungan zat kimiawi beracun dalam daging sangat rendah
17. Kandungan lemak pada daging ayam sangat minim
18. Menjaga kesehatan mata dan menajamkan penglihatan karena mengandung vitamin A
19. Mengatasi dan mencegah katarak karena mengandung vitamin B

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Akibat Kekurangan Protein Hewani

Bagi balita 
1. Menyebabkan gangguan perkembangan otak
2. Perkembangan mental terhambat (down syndrome)
3. Produktifitas kerja kelak menjadi rendah ketika dewasa
4. Malnutrisi
5. Meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit

Bagi orang dewasa
1. Stamina tubuh menurun
2. Regenerasi sel-sel rusak terhambat
3. Sel darah merah mudah pecah
4. Mudah anemia

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Selain memberikan manfaat kesehatan, protein hewani memiliki asam amino yang lengkap (hampir tidak bisa digantikan dengan protein nabati) dalam hal mendukung fungsi otak untuk kecerdasan. Padahal di Indonesia ini telur dan daging ayam mudah didapatkan dengan harga yang relatif murah. Jadi, mengapa kita tidak mengkonsumsinya setiap hari?

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sumber:
1. https://news.detik.com/opini/919154/sebutir-telur-segelas-susu-dan-sepotong-daging-investasi-kecerdasan-bangsa
2. https://karyatulisilmiah.com/klasifikasi-protein/
3. http://nova.grid.id/Kesehatan/Anak/Protein-Dan-Energi-Mendukung-Kecerdasan?page=all
4. http://pinsarindonesia.com/bahan-lomba-menulis-artikel-hari-ayam-dan-telur-nasional-hatn-2017dan-hari-telur-sedunia-2017/
5. http://www.japanindocuteculture.com/2014/06/jumlah-protein-dalam-telur-putih-telur.html
6. http://lifestyle.kompas.com/read/2014/04/14/1443340/5.Alasan.untuk.Tidak.Memusuhi.Telur
7. http://disehat.com/kandungan-gizi-telur-ayam-dan-manfaatnya/
8. http://tentanghewan.com/protein-hewani-dalam-daging-ayam/
9. http://www.khasiat.co.id/daging/ayam.html
10. https://klinikgizi.com/2016/07/09/daging-ayam-kandungan-gizi-dan-manfaatnya/

Kamis, Agustus 24, 2017

Tombol Reply / Balas Hilang di Blogspot

0 komentar
Sedikit curhat ketidaktahuan saya selama beberapa tahun menggunakan blogspot ini. Saya sering kali bermasalah dengan tombol reply atau balas di kolom komentar yang tidak muncul. Just why? Kenapa hilang? Kenapa ga muncul padahal template versi demonya baik-baik aja, tombol balas dan hapus ga pernah pisah? Saya searching di google berhari-hari sampe kepala pening. Saya coba kode ini itu dan tidak ada yang berhasil. Ternyata oh ternyata setingan di blogger-nya yang bermasalah, bukan di template-nya. Ok, saya mengaku cupu, haha ....

1. Buka blogger kalian
2. Klik Setingan - Postingan, komentar, dan berbagi
    Bagi yang menggunakan bahasa Inggris silakan menyesuaikan sendiri :P

tombol reply balas di blogspot

3. Lihat bagian komentar
    Ubah Lokasi Komentar menjadi Tersemat atau Embedded !
    Ingat ya! TERSEMAT! EMBEDDED!
    Jangan yang Full atau Penuh!
    Nanti tombol balas dan hapus ga akan bersanding di pelaminan .... T_T

menampilkan tombol reply balas di blogspot

4. Simpan.

Sebelumnya, setelan Lokasi Komentar blog saya Penuh atau Full dan cuma muncul tombol Hapus atau Delete saja. Ini nih risiko belajar menggunakan blogspot, tetapi ga ada masternya. :)) *lebai
Sekarang tampilannya sudah cantik. Saya bisa membalas pesan pengunjung blog, fyuh ....
tombol balas dan hapus di komentar blogspot


Eiitt, meskipun setelan di blogger sudah benar TERSEMAT atau EMBEDDED, ada kalanya tombol Reply atau Balas tidak berfungsi ketika di-klik. Nah, ini yang bermasalah ada di bagian kode template bloggernya. Berikut cara mengatasinya.

1. Masuk ke blogger kalian lagi.
2. Klik Tema - Edit HTML
3. Cari kode di bawah ini (cukup copy-paste bagian teratasnya saja, nanti otomatis ketemu semua kok)

<b:includable id='threaded_comment_js' var='post'>
  <script defer='defer' expr:src='data:post.commentSrc' type='text/javascript'/>

  <script type='text/javascript'>
    (function() {
      var items = <data:post.commentJso/>;
      var msgs = <data:post.commentMsgs/>;
      var postId = &#39;<data:post.id/>&#39;;
      var feed = &#39;<data:post.commentFeed/>&#39;;
      var authorName = &#39;<data:post.author/>&#39;;
      var authorUrl = &#39;<data:post.authorUrl/>&#39;;
      var blogId = &#39;<data:top.id/>&#39;;
      var baseUri = &#39;<data:post.commentBase/>&#39;;

// <![CDATA[
      feed += '?alt=json&v=2&orderby=published&reverse=false&max-results=50';
      var cursor = null;
      if (items && items.length > 0) {
        cursor = parseInt(items[items.length - 1].timestamp) + 1;
      }

      var bodyFromEntry = function(entry) {
        if (entry.gd$extendedProperty) {
          for (var k in entry.gd$extendedProperty) {
            if (entry.gd$extendedProperty[k].name == 'blogger.contentRemoved') {
              return '<span class="deleted-comment">' + entry.content.$t + '</span>';
            }
          }
        }
        return entry.content.$t;
      }

      var parse = function(data) {
        cursor = null;
        var comments = [];
        if (data && data.feed && data.feed.entry) {
          for (var i = 0, entry; entry = data.feed.entry[i]; i++) {
            var comment = {};
            // comment ID, parsed out of the original id format
            var id = /blog-(d+).post-(d+)/.exec(entry.id.$t);
            comment.id = id ? id[2] : null;
            comment.body = bodyFromEntry(entry);
            comment.timestamp = Date.parse(entry.published.$t) + '';
            if (entry.author && entry.author.constructor === Array) {
              var auth = entry.author[0];
              if (auth) {
                comment.author = {
                  name: (auth.name ? auth.name.$t : undefined),
                  profileUrl: (auth.uri ? auth.uri.$t : undefined),
                  avatarUrl: (auth.gd$image ? auth.gd$image.src : undefined)
                };
              }
            }
            if (entry.link) {
              if (entry.link[2]) {
                comment.link = comment.permalink = entry.link[2].href;
              }
              if (entry.link[3]) {
                var pid = /.*comments/default/(d+)?.*/.exec(entry.link[3].href);
                if (pid && pid[1]) {
                  comment.parentId = pid[1];
                }
              }
            }
            comment.deleteclass = 'item-control blog-admin';
            if (entry.gd$extendedProperty) {
              for (var k in entry.gd$extendedProperty) {
                console.log(entry.gd$extendedProperty[k].name + ' - ' + entry.gd$extendedProperty[k].value);
                if (entry.gd$extendedProperty[k].name == 'blogger.itemClass') {
                  comment.deleteclass += ' ' + entry.gd$extendedProperty[k].value;
                }
              }
            }
            comments.push(comment);
          }
        }
        return comments;
      };

      var paginator = function(callback) {
        if (hasMore()) {
          var url = feed;
          if (cursor) {
            url += '&published-min=' + new Date(cursor).toISOString();
          }
          window.bloggercomments = function(data) {
            var parsed = parse(data);
            cursor = parsed.length < 50 ? null
                : parseInt(parsed[parsed.length - 1].timestamp) + 1
            callback(parsed);
            window.bloggercomments = null;
          }
          url += '&callback=bloggercomments';
          var script = document.createElement('script');
          script.type = 'text/javascript';
          script.src = url;
          document.getElementsByTagName('head')[0].appendChild(script);
        }
      };
      var hasMore = function() {
        return !!cursor;
      };
      var getMeta = function(key, comment) {
        if ('iswriter' == key) {
          var matches = !!comment.author
              && comment.author.name == authorName
              && comment.author.profileUrl == authorUrl;
          return matches ? 'true' : '';
        } else if ('deletelink' == key) {
          return baseUri + '/delete-comment.g?blogID=' + blogId + '&postID=' + comment.id;
        } else if ('deleteclass' == key) {
          return comment.deleteclass;
        }
        return '';
      };

      var replybox = null;
      var replyUrlParts = null;
      var replyParent = undefined;

      var onReply = function(commentId, domId) {
        if (replybox == null) {
          // lazily cache replybox, and adjust to suit this style:
          replybox = document.getElementById('comment-editor');
          if (replybox != null) {
            replybox.height = '250px';
            replybox.style.display = 'block';
            replyUrlParts = replybox.src.split('#');
          }
        }
        if (replybox && (commentId !== replyParent)) {
          document.getElementById(domId).insertBefore(replybox, null);
          replybox.src = replyUrlParts[0]
              + (commentId ? '&parentID=' + commentId : '')
              + '#' + replyUrlParts[1];
          replyParent = commentId;
        }
      };

      var tok = 'comment-form_';
      var hash = window.location.hash || '';
      var startThread = hash.indexOf(tok) == 1 ? hash.substring(tok.length + 1) : undefined;

      // Configure commenting API:
      var configJso = {
        'maxDepth': 2
      };
      var provider = {
        'id': postId,
        'data': items,
        'loadNext': paginator,
        'hasMore': hasMore,
        'getMeta': getMeta,
        'onReply': onReply,
        'rendered': true,
        'initReplyThread': startThread,
        'config': configJso,
        'messages': msgs
      };

      var render = function() {
        if (window.goog && window.goog.comments) {
          var holder = document.getElementById('comment-holder');
          window.goog.comments.render(holder, provider);
        }
      };

      // render now, or queue to render when library loads:
      if (window.goog && window.goog.comments) {
        render();
      } else {
        window.goog = window.goog || {};
        window.goog.comments = window.goog.comments || {};
        window.goog.comments.loadQueue = window.goog.comments.loadQueue || [];
        window.goog.comments.loadQueue.push(render);
      }
    })();
// ]]>
  </script>
</b:includable>


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

4. Ganti semua kode di atas dengan kode berikut.

<b:includable id='threaded_comment_js' var='post'>
  <script async='async' expr:src='data:post.commentSrc' type='text/javascript'/>

  <script type='text/javascript'>
    (function() {
      var items = <data:post.commentJso/>;
      var msgs = <data:post.commentMsgs/>;
      var config = <data:post.commentConfig/>;

// <![CDATA[
      var cursor = null;
      if (items && items.length > 0) {
        cursor = parseInt(items[items.length - 1].timestamp) + 1;
      }

      var bodyFromEntry = function(entry) {
        if (entry.gd$extendedProperty) {
          for (var k in entry.gd$extendedProperty) {
            if (entry.gd$extendedProperty[k].name == 'blogger.contentRemoved') {
              return '<span class="deleted-comment">' + entry.content.$t + '</span>';
            }
          }
        }
        return entry.content.$t;
      }

      var parse = function(data) {
        cursor = null;
        var comments = [];
        if (data && data.feed && data.feed.entry) {
          for (var i = 0, entry; entry = data.feed.entry[i]; i++) {
            var comment = {};
            // comment ID, parsed out of the original id format
            var id = /blog-(d+).post-(d+)/.exec(entry.id.$t);
            comment.id = id ? id[2] : null;
            comment.body = bodyFromEntry(entry);
            comment.timestamp = Date.parse(entry.published.$t) + '';
            if (entry.author && entry.author.constructor === Array) {
              var auth = entry.author[0];
              if (auth) {
                comment.author = {
                  name: (auth.name ? auth.name.$t : undefined),
                  profileUrl: (auth.uri ? auth.uri.$t : undefined),
                  avatarUrl: (auth.gd$image ? auth.gd$image.src : undefined)
                };
              }
            }
            if (entry.link) {
              if (entry.link[2]) {
                comment.link = comment.permalink = entry.link[2].href;
              }
              if (entry.link[3]) {
                var pid = /.*comments/default/(d+)?.*/.exec(entry.link[3].href);
                if (pid && pid[1]) {
                  comment.parentId = pid[1];
                }
              }
            }
            comment.deleteclass = 'item-control blog-admin';
            if (entry.gd$extendedProperty) {
              for (var k in entry.gd$extendedProperty) {
                if (entry.gd$extendedProperty[k].name == 'blogger.itemClass') {
                  comment.deleteclass += ' ' + entry.gd$extendedProperty[k].value;
                }
              }
            }
            comments.push(comment);
          }
        }
        return comments;
      };

      var paginator = function(callback) {
        if (hasMore()) {
          var url = config.feed + '?alt=json&v=2&orderby=published&reverse=false&max-results=50';
          if (cursor) {
            url += '&published-min=' + new Date(cursor).toISOString();
          }
          window.bloggercomments = function(data) {
            var parsed = parse(data);
            cursor = parsed.length < 50 ? null
                : parseInt(parsed[parsed.length - 1].timestamp) + 1
            callback(parsed);
            window.bloggercomments = null;
          }
          url += '&callback=bloggercomments';
          var script = document.createElement('script');
          script.type = 'text/javascript';
          script.src = url;
          document.getElementsByTagName('head')[0].appendChild(script);
        }
      };
      var hasMore = function() {
        return !!cursor;
      };
      var getMeta = function(key, comment) {
        if ('iswriter' == key) {
          var matches = !!comment.author
              && comment.author.name == config.authorName
              && comment.author.profileUrl == config.authorUrl;
          return matches ? 'true' : '';
        } else if ('deletelink' == key) {
          return config.baseUri + '/delete-comment.g?blogID='
               + config.blogId + '&postID=' + comment.id;
        } else if ('deleteclass' == key) {
          return comment.deleteclass;
        }
        return '';
      };

      var replybox = null;
      var replyUrlParts = null;
      var replyParent = undefined;

      var onReply = function(commentId, domId) {
        if (replybox == null) {
          // lazily cache replybox, and adjust to suit this style:
          replybox = document.getElementById('comment-editor');
          if (replybox != null) {
            replybox.height = '250px';
            replybox.style.display = 'block';
            replyUrlParts = replybox.src.split('#');
          }
        }
        if (replybox && (commentId !== replyParent)) {
          document.getElementById(domId).insertBefore(replybox, null);
          replybox.src = replyUrlParts[0]
              + (commentId ? '&parentID=' + commentId : '')
              + '#' + replyUrlParts[1];
          replyParent = commentId;
        }
      };

      var hash = (window.location.hash || '#').substring(1);
      var startThread, targetComment;
      if (/^comment-form_/.test(hash)) {
        startThread = hash.substring('comment-form_'.length);
      } else if (/^c[0-9]+$/.test(hash)) {
        targetComment = hash.substring(1);
      }

      // Configure commenting API:
      var configJso = {
        'maxDepth': config.maxThreadDepth
      };
      var provider = {
        'id': config.postId,
        'data': items,
        'loadNext': paginator,
        'hasMore': hasMore,
        'getMeta': getMeta,
        'onReply': onReply,
        'rendered': true,
        'initComment': targetComment,
        'initReplyThread': startThread,
        'config': configJso,
        'messages': msgs
      };

      var render = function() {
        if (window.goog && window.goog.comments) {
          var holder = document.getElementById('comment-holder');
          window.goog.comments.render(holder, provider);
        }
      };

      // render now, or queue to render when library loads:
      if (window.goog && window.goog.comments) {
        render();
      } else {
        window.goog = window.goog || {};
        window.goog.comments = window.goog.comments || {};
        window.goog.comments.loadQueue = window.goog.comments.loadQueue || [];
        window.goog.comments.loadQueue.push(render);
      }
    })();
// ]]>
  </script>
</b:includable>

5. Simpan template.

Kalau ternyata masih bermasalah, ganti aja template-nya karena saya bukan master-nya bidang ini, hihihi ....

GoodLuck

Rabu, Mei 24, 2017

Hariku Bersama Prelo: Cuci Mata Setiap Hari

2 komentar
Dulu, beberapa bulan yang lalu saya sempat bepikir "Kok ga ada ya website yang khusus menjual barang-barang preloved gitu?! Website sebelah ga lengkap pake banget. Padahal pengen kosmetik itu ... T_T ". Selama beberapa minggu saya mantengin instagram, berharap banget ada yang jual kosmetik merk X dgn harga murah, second juga gapapa deh asal good condition. Sampai akhirnya saya nemuin postingan seseorang dengan tambahan keterangan http://prelo.co.id di captionnya. Prelo? Preloved? Barang bekas gitu? Sepertinya sih memang website tentang preloved alias barang yang sudah terpakai. Seketika saya langsung meluncur ke prelo.co.id dibekali dengan rasa penasaran yang cukup besar. Yup, benar! Website barang-barang preloved! Haha, ada juga website kayak gini …. Kesan pertama: warna websitenya cenderung biru toska, masih aneh, gimana cara nyari barangnya? Untung saya tombol search ada di atas *dulu saya pake browser di hape. Langsung deh ketik-ketik. Lihat-lihat foundation bekas, lipstick bekas, eye shadow bekas, blush on bekas, concealer bekas, dll. Saya berburu kosmetik bekas karena memang sedang belajar make up. Boros juga kalau harus beli produk yang baru. Uang seratus ribu ga cukup pake banget.

Awalnya saya tidak tertarik untuk register karena memang belum ada barang yang harganya sesuai dengan budget saya. Maju mundur cantik, beberapa hari kemudian saya pun melakukan register, tetapi lagi-lagi saya bingung cara pakainya, haha …. Dan baru kemarin ini saya memverifikasi akun saya. Ternyata verifikasinya cukup gampang.

Sejak itulah saya setiap hari buka tutup website prelo.co.id sebanyak 3-6 kali sehari. Wuih, ngelebihin minum obat 3 kali sehari. Saya pantengin terus kosmetik preloved: blush on second, lipstick second, dll. Kali ini saya sedang berburu eye shadow palette second merk in*z yang versi professional karena pigmennya bagus walaupun merk lokal. Beberapa hari yang lalu ada yang mengiklankan di prelo, namun harganya tidak sesuai budget saya. Yah, kok harganya masih tinggi? Eh, ternyata ada pilihan tawar. Saya juga baru tahu kemarin ini. Haha, ke mana saja saya selama ini?! Barangnya sudah terlanjur hilang dari peredaran di website prelo. Ok, fix, saya harus bersabar lagi, menunggu ada orang yang ngiklanin lagi di prelo. Semoga, semoga ….

Meskipun suka searching produk kosmetik preloved, saya juga sering kok lihat-lihat gadget. Banyak ya yang jual smartphone. Selain itu, ada juga yang menjual harddisk internal second untuk PC. No bad sector! Wah, kapan-kapan beli nih! Website prelo.co.id ini memang cukup ajaib. Saya kira cuma sedikit penggunanya, ternyata lumayan banyak seller dan buyer-nya.

Belanja lewat website prelo ini ternyata juga terdapat beberapa kekurangan seperti beberapa barang dijual oleh seller yang berbeda. Kan enak ya kalau satu seller gitu, beli beberapa barang kan bisa minta diskon sama penjualnya kalau memang bisa ditawar, ongkos kirimnya juga lebih hemat. Saya kadang juga menemukan harga jual barang preloved lebih mahal dari harga beli produk di kota saya ini. Kalau masalah yang satu ini, saya mending skip, langsung beli produk yang baru.

Enaknya prelo.co.id itu kita bisa survei harga jual suatu barang dengan merk yang sama dan kondisi yang sama. Nah, referensi harga ini bisa menguntungkan kita jika kita ingin menjual barang-barang pribadi yang sudah tidak terpakai. Selain itu, jika ada teman yang menawarkan barang bekasnya, kita bisa tahu apakah harga yang ditawarkan itu tinggi, normal, atau rendah. Jadi, kita bisa mengira-ngira barang tersebut worth it untuk dibeli atau tidak.

Saya sendiri belum pernah melakukan transaksi lewat prelo karena memang belum ada barang yang saya inginkan. Sekalinya ada, ternyata lebih mending beli baru saja setelah dihitung-hitung dengan ongkos kirimnya. Berhubung prelo ini merupakan pihak ketiga antara pembeli dan penjual, transaksinya seharusnya aman karena uang akan ditransfer ke rekening milik prelo.

Oiya, ada satu barang lagi yang saya inginkan. Semoga ada jual wifi extender tp-l*nk RE200 *ngarep banget. Saat ini belum ada yang menjual wifi extender bekas di prelo. Duh, kayaknya ini memang barang langka.

Begitulah, hariku bersama prelo: cuci mata setiap hari. Lihat barang bekas yang kece, survei harga, menunggu ada yang menjual eye shadow merk in*z yang versi profesional, dan ngelirik produk second lainnya.

Selasa, Februari 28, 2017

thanks to Jolie Jogja Wirobrajan

0 komentar
Beberapa waktu yang lau (baca: beberapa bulan yang lalu *postingannya masih draft, lupa tidak diupload T_T) di lomba blog yang diadakan Jolie Jogja Wirobrajan saya masuk 3 besar *hip hip hore hip hip hore*. Saya bahkan tidak menyangka. Hadiahnya beneran lho ya .... Di bawah ini foto serah terima hadiah antara saya dan pihak Jolie Jogja Wirobrajan. Maafkan muka saya yang saya edit sendiri karena saya tidak menyangka bakal ada acara foto-foto bersama embak cantik. Muka saya kucel dengan baju yang super ala kadarnya :)). Pas banget background fotonya hitam serba pernak-pernik. Saya suka, saya suka. Sering-sering deh kalian mengunjungi Jolie Jogja Wirobrajan. Kalian bisa foto-foto ceria di bagian depan. Backgroundnya beda-beda lho tiap bulannya. Beberapa waktu yang lalu ke sana pas backgroundnya penuh dengan bunga-bunga sintetis. Kalau tidak salah, pas event tahun baru. Eits, jangan salah! Biarpun bunganya bukan bunga beneran, tetapi hasilnya waow, recommended deh buat foto-foto. Dua jempol pokoknya. Semoga suatu saat saya dapat banyak rezeki sehingga bisa membeli pernak-pernik di Jolie Jogja Wirobrajan untuk membuat background foto yang kece badai. Saya mendapatkan merchandise berupa mug, kartu diskon, dan beberapa voucher dari Villa Crepes. Mug ini berguna banget karena kebetulan gelas digimon saya rusak T_T. Semoga saja Jolie Jogja Wirobrajan menambah koleksi berupa gelas karakter *eh, udah atau belum ya? Karena kompetisi ini pula, saya bisa beli domain .web.id dgn hasil www.jasfora.web.id, bkn lagi berekstensi blogspot. Meskipun harga domainnya paling murah, tapi ini cukup powerfull untuk bisa dikenali oleh mesin penelusuran milik google secara cepat. So, thank you, Jolie Jogja Wirobrajan :)

hadiah merchandise dari Jolie Jogja Wirobrajan


serah terima hadiah dan merchandise dari Jolie Jogja Wirobrajan


serah terima hadiah dan merchandise dari Jolie Jogja Wirobrajan


Sabtu, Februari 25, 2017

Gangnam District, Hunian Modern di Pusat Bekasi

0 komentar
Gangnam District merupakan hunian modern baru di wilayah pusat kota Bekasi. Kota Bekasi adalah salah satu kota di Indonesia yang berkembang secara pesat dan mempunyai populasi penduduk muda yang besar. Mereka tinggal di Bekasi untuk belajar dan bekerja. Ada beberapa universitas dan sekolah di sekitar apartemen ini. Apartemen Gangnam District ini lebih murah dari harga mobil, mulai dari 286 juta rupiah. Gangnam District merupakan superblok dengan gaya kehidupan yang diadaptasi dari wilayah Gangnam di Korea Selatan. Kawasan ini dimaksudkan sebagai tempat berkumpulnya anak muda yang kreatif sehingga menjadi kawasan yang hype. Apartemen Gangnam Distrik ini memang ditujukan kepada orang-orang yang mempunyai jiwa muda yang ingin mulai berinvestasi sehingga harganya terjangkau. Kawasan Gangnam Disrict juga dilengkapi dengan shopping mall, bioskop, hotel, dan ballroom. Penghuni dapat belanja, menikmati makanan, dan bermain. Apartemen Gangnam District ini dikembangkan oleh salah satu developer tingkat dunia, yaitu Pollux Properties. Developer ini merupakan satu dari pengembang terbesar di Indonesia dan telah mendapatkan beberapa penghargaan. Bekasi Dream Landmark, Gangnam District mempunyai banyak fasilitas seperti mudahnya transportasi, smart living at your fingertips, 24 hours home care service, 24 hours laundromat, serta infinity pool. Ada 6 cara pembayaran: cash (tunai), angsuran (selama 12, 24, 36, atau 48 bulan) tanpa uang muka, dan melalui KPA . Nyesel lho kalau tidak pesan sekarang juga.
Gangnam District, Hunian Modern di Pusat Bekasi


Berikut lokasi beberapa universitas dan sekolah di Gangnam District: 810 sekolah dasar, 306 SMP, 246 SMA, dll. 
peta lokasi beberapa universitas dan sekolah di apartemen Gangnam Distric

peta lokasi beberapa universitas dan sekolah di apartemen Gangnam Distric
Lokasi beberapa sekolah dan universitas di sekitar apartemen Gangnam District

Transportasi
Transportasi akan lebih mudah dan nyaman karena Light Rail Transit (LRT) dengan rute Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (JABODEBEK) sedang dibangun oleh pemerintah daerah (Pemda) Bekasi sehingga apartemen terbaru di Bekasi ini cukup strategis. LRT ini menggunakan aeromoval, yaitu sebuah kereta yang digerakkan dengan tenaga magnet sehingga perjalanan menjadi lebih cepat, mudah, praktis, nyaman, dan seru. Selain transportasi tersebut, Commuter Line akan mengoperasikan double track. Akses jalan dari apartemen Gangnam District semakin mudah karena tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) akan dihubungkan ke tol JORR (Jakarta Lingkar Luar). Hal ini membuat nilai investasi akan terus meningkat. Di Kawasan ini terdapat lebih dari 1.720 area parkir. Penghuni juga dapat menuju ke 2 bandara (Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Bandara Halim) dengan lebih cepat. Jadi, buruan pesan sekarang juga sebelum harga per unitnya naik!
Peta jaringan sistem kereta aeromoval LRT di sekitar apartemen Gangnam District

Smart Living at Your Fingertips
Setiap apartemen di Gangnam District menggunakan Smart Home System dari LifeSmart yang akan meningkatkan kehidupan sehari-hari di dalam apartemen. Penghuni bisa mengawasi orang-orang yang dicintai di dalam apartemen dan apartemennya itu dengan mudah melalui aplikasi LifeSmart selama 24 jam yang bisa diakses melalui smartphone. Hal ini bisa mencegah tingkat pencurian, perampokan, maupun segala sesuatu yang tidak diinginkan. Smart Home System terhubung dengan wireless. Penghuni bisa menerima foto setiap orang yang masuk ke dalam apartemen penghuni secara otomatis. Bahkan penghuni juga bisa merekam video atau menyalakan lampu. Penghuni bisa mengetahui seberapa besar penggunaan listrik maupun air dan mengatur suhu ruangan meskipun penghuni sedang tidak berada di dalam apartemen. Sistem pintar Smart Home System ini membuat penghuni merasa tenang jika harus meninggalkan apartemen. Berikut salah satu produk Smart Home Living dari LifeSmart.

produk Smart Home Living dari LifeSmart


24 Hours Home Care Service
Gangnam District menyediakan layanan kebersihan selama 24 jam jika penghuni tidak sempat melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu, mengepel, membersihkan kamar mandi, atau merapikan tempat tidur. Jika penghuni menginginkan layanan Home Care Service ini, mereka tinggal mengakses aplikasi Smart Living System melalui smartphone maupun tablet dan menekan tombol request atau langsung menghubungi bagian Home Care Service. Penghuni bisa menentukan jam berapa apartemen akan dibersihkan oleh pihak Home Care Service. Hal ini akan membuat penghuni merasa lebih nyaman. Ketika penghuni pulang, apartemen akan selalu terlihat bersih dan rapi. 

24 Hours Laundromat
Gangnam District menyediakan layanan laundry. Penghuni bisa mencuci pakaian sendiri tanpa harus menggunakan air di dalam apartemennya sehingga penggunaan air bisa lebih hemat. Layanan ini merupakan layanan 24 jam.

Selain fasilitas-fasilitas di atas, Gangnam District juga mempunyai fasilitas tempat bermain untuk anak-anak sehingga penghuni tidak perlu pergi jauh untuk bermain dengan anaknya ataupun berkumpul dan berinteraksi dengan teman-temannya. Tempat bermain cukup luas. Penghuni juga bisa berolahraga di area ini atau sekedar hang out saja.
Fasilitas tempat bermain di apartemen Gangnam District

Gangnam District juga menyediakan kolam renang untuk berenang maupun bermain secara gratis. Penghuni tidak perlu capek-capek menyetir kendaraan maupun mengeluarkan uang untuk menikmati fasilitas ini. Penghuni hanya perlu berjalan kaki selama 5 menit untuk menuju ke kolam renang ini. Fasilitas ini bisa dinikmati oleh orang dewasa maupun anak-anak.
fasilitas kolam renang di apartemen Gangnam District untuk orang dewasa dan anak-anak

fasilitas outdoor waterpark di apartemen Gangnam District

Salah satu fasilitas keren yang ditawarkan di apartemen Gangnam District adalah Sky Garden. Penghuni bisa menikmati pemandangan kota Bekasi sambil nongkrong dengan teman-teman ataupun berkumpul dengan keluarga dari lantai 22.
fasilitas sky garden taman di lantai 22 apartemen Gangnam District

Untuk memudahkan penghuni apartemen Gangnam District, akan dibangun Sky Bridge, yaitu jembatan untuk menyeberang dari satu gedung ke gedung lainnya tanpa harus turun. 
sky bridge jembatan penghubung antarapartemen di Gangnam District

Di apartemen Gangnam District juga terdapat restoran yang menyajikan makanan mulai dari sarapan hingga makan malam. Jika stok makanan penghuni apartemen habis, penghuni bisa langsung ke restoran. Keren kan konsep restorannya?!
fasilitas restorandi apartemen Gangnam District


Berikut ini merupakan miniatur apartemen terbaru di Bekasi, Gangnam District, di acara Signing Ceremony dengan 8 bank nasional yang menandakan kerjasama segera dimulai.
miniatur apartemen Gangnam District di kota Bekasi

Gangnam District menyediakan beberapa tipe apartemen, yaitu studio dan 2 kamar tidur, dengan konsep yang modern dan smart living. Setiap tipe apartemen didesain dengan cermat, yaitu pemanfaatan ruangan dengan baik sehingga setiap sudut ruang bisa berguna. Selain itu, furnitur yang akan diberikan juga modern sehingga apartemen ini cocok untuk orang-orang yang berjiwa muda. Tipe Studio sangat cocok untuk mahasiswa ataupun pasangan yang baru menikah karena harganya sangat terjangkau. Tipe Studio ini mempunyai satu tempat tidur, satu kamar mandi, dan satu dapur mini dengan luas bersih sekitar 19,99 m2 dan 22,95 m2 secara keseluruhan. Harganya mulai dari 268 juta rupiah. Tipe 2 kamar tidur mempunyai luas bersih 38,23 m2 dan 45,45 m2 secara keseluruhan. Harganya mulai 536 juta rupiah.
Interior Unit Studio apartemen Gangnam District
Interior unit Studio

konsep desain tipe studio apartemen Gangnam District


Interior Unit 2 bedroom 2 kamar tidur apartemen Gangnam District
Interior unit 2 kamar tidur

konsep desain tipe 2 bedroom 2 kamar tidur apartemen Gangnam District

Berikut konsep Pollux Mall yang berada di Gangnam District secara lengkap. Pollux Mall lengkap dengan berbagai tenant yang akan memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuni apartemen Gangnam District. Penghuni pun tidak perlu naik kendaraan umum atau menyetir kendaraan untuk berbelanja ataupun makan. Di Pollux Mall juga terdapat bioskop Cinema XXI untuk penghuni yang ingin menonton film. 
konsep desain shopping mall pollux mall di gangnam district


1. Fasilitas outdoor
-Path/jogging track
-Reflexology Path
-Sun Terrace and Garden
-BBQ Corner
-Swimming Pool

2. Fasilitas Indoor
-Individual Entrance Lobby
-Multi-function Room
-Lobby Lounge Bar
-Spa and Fitness Center


3. Sistem keamanan
-24 Hour Security with CCTV
-Security Access to Lift Lobby


4. Fasilitas yang terintegrasi
-Shopping Mall
-Branded Supermarket
-Fine Dining Restaurant
-Food & Beverage Entertainment
-Waterpark


Mengapa apartemen Gangnam District? Dalam satu tahun jumlah penduduk kota Bekasi bertambah 200 ribu orang sehingga permintaan temat tinggal pun semakin banyak. Untuk memenuhi permintaan tersebut apartemen Gangnam District dibangun di kota Bekasi dengan penawaran harga yang sangat terjangkau, yaitu mulai harga 268 juta rupiah dengan fasilitas bintang 5. Kota Bekasi akan terus dipercantik oleh pemerintah daerah Bekasi dengan membangun pedestrian yang mirip pedestrian di Perancis. sehingga pejalan kaki merasa semakin nyaman. Di kuartal IV-2016 penjualan properti di kota Bekasi mengalami kenaikan sebesar 25-40%. Kebanyakan konsumen merupakan investor yang membidik residensial dengan harga mulai 1-2 miliar rupiah. Oleh karena itu, apartemen Gangnam District menjadi salah satu solusi penduduk baru kota Bekasi untuk bisa memiliki rumah sendiri. Selain itu, apartemen ini juga menarik karena menerapkan teknologi Smart Home System dari Lifetime yang memudahkan penghuni mengontrol apartemennya. 

masterplan Gangnam District di kota Bekasi
Master Plan Gangnam District
Untuk info selanjutnya, bisa mengakses

Kamis, Maret 03, 2016

Jolie Jogja Wirobrajan - Surga Pernak-Pernik dan Fashion

0 komentar
Hai, hai, apa kabar? sudah lama ya saya tidak membuat artikel di blog ini. Kali ini saya ingin membuat review tentang Jolie Jogja Wirobrajan. Do you know Jolie Jogja Wirobrajan? Orang Jogja biasanya tahu. Untuk kalian yang belum tahu, you must read this article, hihihi ....

Jolie Jogja Wirobrajan place for you who have taste, pusat pernak-pernik dan fashion

Jolie Jogja Wirobrajan merupakan pusat pernak-pernik dan fashion di Jogja. Sesuai dengan tagline-nya "place for you who has taste" toko yang terletak di Jalan Kapten Piere Tendean 29 Wirobrajan (Yogyakarta) ini menjual beragam aksesoris dan barang-barang fashion terbaru. Dulunya toko Jolie ini berlokasi di daerah Pingit. Namun, produknya belum selengkap yang sekarang ini. Tempatnya pun kurang strategis dibandingkan yang sekarang ini. Toko Jolie Jogja Wirobrajan lebih wah, lebih vintage, lebih colorful, dan lebih banyak variasi produk yang dijual. Boleh lho foto-foto di sana soalnya sudah tidak ada papan yang bertuliskan "dilarang memotret" di awal-awal launching dulu, hihihi .... Kamu bisa promosi deh ke teman-teman yang lain. Syukur-syukur mereka nanti nitip dan kamu bisa jadi reseller. Pokoknya, untuk kalian yang ingin selalu mempunyai fashion ter-update, segera saja ke sini karena beberapa barang dijual secara terbatas (stoknya tidak banyak). Tidak hanya untuk orang Jogja dan sekitarnya, kalian-kalian yang berasal dari luar daerah juga bisa meluangkan waktu berkunjung ke sini ketika berada di Jogja. Kamu ga bakal nyesel deh.

tampilan depan Jolie Jogja Wirobrajantampilan depan Jolie Jogja Wirobrajan

pigura klasik vintage warna putih Jolie Jogja WirobrajanBeberapa waktu yang lalu saya menyempatkan diri berkunjung ke Jolie Jogja Wirobrajan, lumayan walaupun cuma sekedar cuci mata. Sekarang etalasenya benar-benar suasana vintage gitu. mulai dari dress, celana, topi, tas, kacamata, sepatu, kalung, dan lain-lain dipajang di sana. ah, preview produk-produk di depan toko ini membuat orang-orang ingin segera masuk dan melihat-lihat produk lainnya, "wih, bajunya lucu". Sebelumnya, Jolie Jogja Wirobrajan memajang berbagai jenis pigura-pigura lucu yang warnanya serba putih dengan berbagai bentuk yang cukup unik seperti lingkaran, burung hantu, pohon, kotak, dan lain-lain. ah, Jolie ini pintar dalam memikat hati pelanggannya. Saya jadi merasa perlu untuk membeli pigura-pigura itu suatu saat nanti. Gambar di samping kiri ini merupakan salah satu suasana di pojok lantai 3 Jolie Jogja Wirobrajan. Toko Jolie ini benar-benar mengusung konsep vintage. Piguranya tidak hanya yang berwarna putih lho ya, warna hitam juga ada kok dan ga kalah menariknya dengan pigura warna putih.

boneka cantik produk yang dijual di Jolie Jogja Wirobrajantampilan depan Jolie Jogja Wirobrajan

Baru lewat depan etalase Jolie Jogja Wirobrajan saja sudah banyak godaanya. Ada satu boneka cantik yang siap dibawa pulang, tetapi sayang sekali saya tidak membawa banyak uang kali ini. Boneka cantik, see you next time. Kalau kamu sudah dibeli orang, ya sudah, berarti kita belum berjodoh. Saya sih berharapnya Jolie Jogja Wirobrajan menyediakan banyak stok boneka cantik seperti gambar di atas karena sepertinya cuma ada satu boneka itu saja. Jadi, suatu saat saya bisa beli. Boneka-boneka lainnya juga ada lho seperti boneka teddy bear dari yang kecil sampe yang raksasa, badan teddy bear-nya lebih besar daripada badan manusia. Boneka-boneka ada di lantai 2 sekarang ini. Bantal leher, bantal biasa, bantal sofa, dan bantal duduk juga ada. Bahkan bantal dengan gambar karakter seperti frozen juga ada. Buat kalian yang suka barang-barang dengan gambar karakter, kalian harus mencoba berburu di Jolie Jogja Wirobrajan ini. Beberapa bulan yang lalu saya menemukan bantal leher dengan gambar spiderman, tetapi saya memutuskan untuk tidak membelinya dulu. kemarin saya mencoba mencarinya lagi, namun bantal lehernya sudah habis. Sungguh sangat disayangkan. Semoga Jolie Jogja Wirobrajan segera menyediakan stok kembali, syukur-syukur gambar karakternya semakin bervariasi. Oiya, dulu juga ada bantal bulat dengan gambar buah-buahan seperti kiwi, semangka, jeruk, dan lain-lain. Namun, sewaktu kemarin muter-muter di toko saya tidak menemukannya lagi. Mungkin gara-gara letaknya masih direnovasi. Harganya pun lebih murah jika dibandingkan beli di toko lain, pokoknya beda harganya lumayan banget.

boneka teddy bear raksasa Jolie Jogja Wirobrajanboneka teddy bear kecil imut lucu Jolie Jogja Wirobrajan

bantal gambar karakter frozen Jolie Jogja Wirobrajanboneka teddy bear warna pink Jolie Jogja Wirobrajan

Di Jolie Jogja Wirobrajan pengunjung ditawarkan banyak pernak-pernik yang lucu dan yang pasti suasananya masih vintage. Ah, sayang sekali saya tidak mengambil foto penampakan barang-barang yang dipajang setelah pintu masuk. Ada penjaganya sih ya :P.

Buat pecinta gelang, kalian harus datang ke sini deh. Gelang-gelangnya bervariasi mulai yang terbuat dari manik-manik, kulit imitasi, dan kain, mulai dari yang bentuknya sederhana sampai yang rumit. Gelang rajut juga ada lho ya. Kalian juga ga perlu susah-susah menjelajah tempat-tempat lain untuk berburu gelang-gelang yang unik. Selain bentuknya yang bervariasi, harga sudah murah apalagi kalau kalian belinya banyak dan punya kartu member.

Jolie Jogja Wirobrajan juga menyediakan berbagai macam gelang mulai dari yang bentuknya vintage dengan gantungan menara eiffel maupun yang sederhana, ada yang bentuknya kecil dan ada yang besar. Kalau kalian ingin membeli jam tangan, jangan lupa sesuaikan bentuknya dengan pergelangan tangan kalian. Jangan sampai membeli jam tangan dengan diameter yang lebar, tetapi ternyata tangan kalian kecil, kan jadi gimana gitu kesannya. Yang paling penting adalah cek keadaan jamnya sebelum membayar, bisa jadi jam tangan yang ingin kalian beli ternyata mesinnya rusak, kan ga lucu juga. Jolie Jogja Wirobrajan tidak akan menanggung kerusakan apabila jam tangan tersebut sudah dibayar apalagi ditukarkan dengan jam tangan lainnya. Eits, di sini juga ada jam tangan dengan gambar karakter lho ya seperti hello kitty, frozen, princess, dan lain-lain sebagainya. Warna-warnya cukup ceria.Kalian bisa membeli jam tangan ini untuk menyenangkan adik maupun keponakan.

gelang-gelang vintage Jolie Jogja Wirobrajanjam tangan klasik vintage dengan gantungan menara eiffel Jolie Jogja Wirobrajan

jam tangan Jolie Jogja Wirobrajanjam tangan gambar karakter untuk anak-anak Jolie Jogja Wirobrajan

Ini nih. Jolie Jogja Wirobrajan juga menawarkan kalung-kalung warna-warni buat kalian yang suka menggunakan kalung di acara-acara tertentu. Bros-bros juga banyak, mulai dari yang kecil sampai yang besar, mulai yang terbuat dari logam sampai kain dan renda, mulai dari yang dipakai sehari-hari sampai pengantin. Pokoknya variasinya banyak deh. Untuk kalian yang akan mempunyai hajat seperti wisuda ataupun akad nikah, kalian bisa berburu pernak-pernik di sini, terutama untuk kalian yang berhijab dan ga mau repot-repot ke salon. Eits, Jolie Jogja Wirobrajan juga menjual kosmetik lho dengan berbagai merk, testernya juga ada.

kalung warna-warni dan ikat pinggang Jolie Jogja Wirobrajanbros kain renda pita bunga Jolie Jogja Wirobrajan

Masih di lantai 1 Jolie Jogja Wirobrajan, buat kalian yang ingin tampil kece badai banyak variasi topi dan kacamata yang bisa dipilih mulai dari yang warnanya kalem sampai yang mencolok. Bisa dipakai ketika main sama teman atau mau ada sesi foto-foto. Di pojok-pojok juga ada koleksi tas dan dompet: tas untuk tempat kertas atau dokumen, tas kosmetik, tas mukena, tempat pensil, dll. Desainnya juga bermacam-macam mulai dari yang polos, polkadot, bunga, sampai gambar karakter. Wah, bisa dijadikan alternatif kado nih :P.

topi Jolie Jogja Wirobrajankacamata Jolie Jogja Wirobrajan

macam-macam tas Jolie Jogja Wirobrajanmacam-macam dompet Jolie Jogja Wirobrajan

home decor pot bunga warna putih Jolie Jogja WirobrajanTatanan di lantai 2 Jolie Jogja Wirobrajan tidak kalah menariknya dengan lantai 1. Kesan pertama setelah sampai di lantai 2 ini "woaaah!", amazing pokoknya, disambut bertumpuk-tumpuk boneka raksasa. Jadi tambah galau deh, pengen beli ini itu, tetapi ga keturutan semua haha .... Di bagian tengah ada banyak jenis kontainer yang bisa diisi berbagai macam pernak-pernik ataupun makanan. Kontainer yang terbuat dari kayu seperti gambar di samping ini biasanya digunakan sebagai hiasan atau pot bunga-bunga plastik. Nuansa kontainer jenis ini tetap vintage dengan warna putih. Kontainer lainnya ada yang terbuat dari kertas karton dilapisi kertas kado dan logam. Kontainer dari kertas karton biasanya digunakan untuk tempat bros, gelang, kalung, dan aksesoris lainnya. Beberapa kontainer juga dilengkapi dengan cermin. Kontainer yang terbuat dari logam lebih cocok digunakan sebagai tempat dokumen atau makanan. Bentuknya ada yang kotak, ada juga yang lingkaran. Sebagian besar kontainer ini mempunyai motif chic, bunga-bunga. Di lantai 2 ini juga Jolie Jogja Wirobrajan juga menawarkan berbagai botol warna-warni yang bisa dipajang di kamar, ruang tamu, maupun kantor. Warna-warnaya cukup ngejreng. Ingat ya, ini bukan botol ajaib yang kalau diusap keluar makhluk halusnya :P. Botol-botol tersebut bisa juga lho digunakan untuk tempat air minum.

kontainer klasik chic gambar bunga Jolie Jogja Wirobrajankontainer klasik chic gambar bunga Jolie Jogja Wirobrajan

botol hias pajangan warna-warni Jolie Jogja Wirobrajanbotol hias pajangan warna-warni Jolie Jogja Wirobrajan

Ah, di lantai 2 ini memang banyak sekali produk-produk yang ditawarkan oleh Jolie Jogja Wirobrajan sehingga saya bisa mengatakan kalau Jolie ini merupakan gudang barang-barang vintage di Jogja. Produk yang tak kalah menariknya adalah lampu tidur seperti gambar di bawah ini. Untuk kalian yang akan menikah atau sudah menikah, kalian harus mempertimbangkan untuk membeli lampu yang cantik ini. Selain itu, ada juga jam yang dibentuk menyerupai telepon jaman dulu. Pokoknya benar-benar kelihatan klasik deh.

lampu hias tidur Jolie Jogja Wirobrajanlampu hias tidur Jolie Jogja Wirobrajan

kontainer klasik vintage dilengkapi cermin Jolie Jogja Wirobrajanjam klasik vintage bentuk telepon jaman dulu Jolie Jogja Wirobrajan

jam dinding klasik vintage Jolie Jogja WirobrajanIni nih produk yang paling menarik menurut saya yang dijual oleh Jolie Jogja Wirobrajan, yaitu jam dinding vintage, jam dinding yang bernuansa klasik. Di Jogja saya baru menemui jam seperti ini di Jolie. Bentuknya lucu-lucu. Jam yang paling saya suka adalah jam yang bolak-balik, depan belakang ada jamnya, seperti di bawah ini. Namun, sayangnya body jam ini sedikit ringkih karena memang dibuat ringan. Jadi, jika kalian membeli jam ini, hati-hati saat membawanya. Selain itu, ada juga papan-papan unik dengan Welcome, Family, Home, dan lain-lain yang bisa dipajang di dalam rumah untuk menambah keindahan.


home decor papan klasik Jolie Jogja Wirobrajanjam dinding klasik vintage bolak-balik Jolie Jogja Wirobrajan

Di bagian tengah lantai 2 pengunjungan disajikan kumpulan bunga-bunga sintetis dengan jenis yang berbeda-beda. Walaupun terbuat dari bahan buatan, bunga-bunga ini tidak kalah menariknya dengan bunga sungguhan. Banyak lho pengunjung yang berfoto dengan menggunakan background bunga-bunga ini, serasa seperti di taman bunga sungguhan.

bunga sintetis Jolie Jogja Wirobrajanbunga sintetis Jolie Jogja Wirobrajan

papan kayu petunjuk dengan nuansa klasik Jolie Jogja Wirobrajan
Sebelum menuju ke lantai 3, di sebelah kiri tangga terdapat petunjuk barang-barang apa saja yang ada di lantai 3 Jolie Jogja Wirobrajan. Yup, lantai 3 merupakan lantai barang-barang fashion seperti baju (dress, blouse, gamis, jaket, celana, dll), sepatu, dan tas. Oiya, jilbab ada di lantai 2. Jolie Jogja Wirobrajan juga menyediakan musholla di lantai 3 untuk kalian kaum muslim yang ingin beribadah shalat. Petunjuknya aja kesannya klasik ya ... Di lantai 3 banyak sekali baju yang bisa dipilih-pilih, dipegang, dielus-elus, dirasakan bahannya. Jangan asal beli ya .... Pastikan kalian juga suka bahan dan desainnya. Ntar nyesel lho :P. Nah, sebentar lagi kan mau lebaran, mulai saja kunjungi Jolie Jogja Wirobrajan. kalau nunggu besok mau lebaran, dijamin Jolie bakal rame pengunjung.

produk fashion baju kemeja dress gamis celana Jolie Jogja Wirobrajanproduk fashion atasan dress blouse Jolie Jogja Wirobrajan

pajangan bunga sintetis Jolie Jogja Wirobrajan
Bahkan di lantai 3 Jolie Jogja Wirobrajan banyak produk home decor yang dipajang di antara barang-barang fashion seperti bunga sintetis, boneka teddy bear, dan kontainer dengan gambar bunga klasik. Tidak cuma menambah tata letak menjadi lebih menarik, tetapi juga menarik minat calon pembeli untuk membeli barang-barang decor tersebut.
kontainer klasik vintage gambar bunga Jolie Jogja Wirobrajanteddy bear Jolie Jogja Wirobrajan

pernak-pernik aksesoris bros bunga
Gambar di samping merupakan beberapa barang yang saya beli di Jolie Jogja Wirobrajan. Brosnya hampir serba merah muda alias pink. Bros bintang yang di samping kanan atas itu dulu saya belinya 15 ribu rupiah dapat 3 buah. Kemudian, kepikiran kalau mau dijual lagi aja :P. ok, ini proyek next time aja lanjutinnya. Bros tidak hanya diperuntukkan bagi yang berjilbab saja lho ya. Yang tidak berjilbab juga bisa memakainya di baju. Pasti cantik deh.

Jolie Jogja Wirobrajan masih mempunyai beragam bros selain yang saya beli ini, baik yang terbuat dari logam maupun kain.

pusat aksesoris fashion jam tangan klasik vintage
Jam tangan klasik warna oranye dan hitam yang pernah ngetrend di fesbuk ini dulu saya beli dengan harga yang cukup murah. Saya tidak perlu memesan online apalagi menunggu kedatangan jam tersebut selama beberapa hari. Saya hanya perlu naik motor selama 15 menit ke Jolie Jogja Wirobrajan. Saya bisa lihat langsung barangnya, memilih warna yang disukai tanpa perlu galau di depan layar laptop maupun smartphone. Jamnya pun bisa langsung dicek sehingga ketahuan jika terdapat kerusakan. Sedangkan bros warna pink peach yang ukurannya hampir sekepalan tangan itu saya beli dengan harga tidak sampai 8 ribu rupiah saat ada sale di Jolie Jogja Wirobrajan. Untung saja saya tidak kalap :P.

Produk-produk yang dijual di Jolie Jogja Wirobrajan bisa dikategorikan sebagai berikut

1. pernak-pernik/aksesoris dan perhiasan - terletak di lantai 1
produk : kalung, gelang, anting, bros, kuciran rambut, bandana, hardini, flower crown (mahkota bunga), jepit jedai, jepit tip-top, topi, ear cover, jam tangan, termasuk hiasan kepala untuk pengantin, kacamata
pernak-pernik/aksesoris dan perhiasan (kalung, gelang, anting, bros, kuciran rambut, bandana, hardini, flower crown/mahkota bunga, jepit jedai, jepit tip-top, topi, ear cover, jam tangan, termasuk hiasan kepala untuk pengantin)

Bros dari bahan logam mulai dari harga 15 ribu rupiah dapat 3 buah, bisa dibagi-bagi dengan saudara ataupun patungan beli denga teman. Bros dengan gambar hello kitty 9 ribu rupiah dapat 12 buah, bisa dibagikan ke adik maupun keponakan. Bros bunga dengan bahan kain pun juga banyak variasinya.

2. fashion - terletak di lantai 2 dan 3
produk : kemeja, jilbab (pashmina, jilbab segi empat, dalaman jilbab, mukena), kaos, gamis, jeans, rok, gaun, cardigan, underwear, celana bahan, celana jeans, sepatu (heels, wedges, flat shoes)
fashion ; kemeja, jilbab (pashmina, jilbab segi empat, dalaman jilbab), kaos, gamis, jeans, rok, gaun, cardigan, underwear, celana bahan, celana jeans, sepatu (heels, wedges, flat shoes)

3. beauty - terletak di lantai 1
produk : kosmetik (Wardah, QL, Sari Ayu, dll), kutek, beauty tools (tas tempat aksesoris), aneka spons, kuas (masker, eyeshadow, blush on, shading, lipstik), masker, lulur
beauty : kosmetik (Wardah, QL, Sari Ayu, dll), kutek, beauty tools (tas tempat aksesoris), aneka spons, kuas (masker, eyeshadow, blush on, shading, lipstik), masker, lulur

4. home decor - terletak di lantai 2, banyak barang vintage dengan gambar menara eiffel
produk : wall decor seng, papan gambar, frame/pigura, capstock, wall decor, jam bulat kayu, vintage, bonsai, bunga, jam bulat tutup botol, lampu import, wallpaper dinding, keybox, bantal buah, bantal leher, boneka, tempelan fosfor, barang-barang vintage, tirai, stiker dinding, kaleng
home decor : barang vintage dengan gambar menara eiffel produk, wall decor seng, papan gambar, frame/pigura, capstock, wall decor, jam bulat kayu, vintage, bonsai, bunga, jam bulat tutup botol, lampu import, wallpaper dinding, keybox, bantal buah, boneka, tempelan fosfor, barang-barang vintage)

Jam vintage bulat bolak-balik dengan gambar menara eiffel dan frame/pigura dengan warna putih merupakan barang yang paling unyu menurut saya. I must have one.

5. tas lokal dan import - terletak di lantai 1 dan 2
produk : clutch, wristlet, hobo bag, satchel bag, tote bag, tas ransel, messenger bag, pouch, kelly bag, baguette bag, dompet
tas lokal dan import : clutch, wristlet, hobo bag, satchel bag, tote bag, tas ransel, messenger bag, pouch, kelly bag, baguette bag

Barang-barang yang saya tampilkan di atas tersebut belum semua yang ada di Jolie. Jangan kaget jika kalian kalap ketika mengunjungi Jolie Jogja Wirobrajan. Niatnya cuma lihat-lihat, tapi tiba-tiba ingin membeli ini itu. Jadi, kalian harus pintar-pintar mengatur keuangan ketika sudah masuk ke toko ini. Kalau saya mah cuma pengen bantal buah yang gambarnya kiwi dan jam vintage bulat yang bisa digantung di dinding, hihihi .... :P

info member jolie jogja wirobrajan dengan diskon yang menarik
Harga ecerannya saja sudah termasuk murah tanpa harus tawar-menawar apalagi jika membeli secara grosiran. Jolie Jogja Wirobrajan sering memberikan diskon menarik untuk produk-produk tertentu. Belum lagi jika kalian merupakan member. Ditambah lagi tidak perlu panas-panas saat memilih barang yang ingin dibeli, sejuk pokoknya.

Gambar di samping merupakan info tentang keuntungan yang ditawarkan oleh Jolie Jogja Wirobrajan
1. member card
2. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau Kartu Pelajar
3. Merchant
4. Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi yang berulang tahun

Jangan ragu-ragu! Jika kalian memang pelajar atau mahasiswa, segera tunjukkan Kartu Pelajar atau Kartu Tanda Mahasiswa kalian untuk mendapatkan diskon dari Jolie Jogja Wirobrajan.

Selain menjual pernak-pernik dan berbagai fashion, Jolie Jogja Wirobrajan juga mempunyai program lainnya, yaitu beauty tutorial seperti tutorial hijab yang sering diadakan di tokonya itu. Acara pernah diadakan adalah
1. Beauty Class with Larissa
Beauty class with larisa ada 2 kelas, yaitu tips merawat wajah dengan tahapan yang tepat dan cerdas memilih perawatan.2. Beauty Class with Wardah
3. Womentum (Women Momentum)
Acara tersebut akan dilaksanakan pada 12 Maret 2016. Peserta akan mendapatkan snack, goodie bag, voucher, doorprize, keseruan, dan ilmu.
4. Hijab class di SMAN 7 Yogyakarta.
5. Lomba foto di tokonya dan casual model contest.

Menarik, kan?  Di website-nya Jolie Jogja Wirobrajan juga berbagi beberapa tips.
1. Tips memilih pakaian sesuai bentuk tubuh
2. Tips pemilihan Warna Fashion Sesuai Jenis Kulit
3. Tampilan Desain Ruang Tamu Yang Unik dan Menarik
4.  Tips Hijabers Jolieerates Merawat Rambut
5. Ayo Rawat Celana Jeansmu … (Fashion Jogja)

Besok ada acara? Bingung mau pakai apa? Datang saja ke Jolie Jogja Wirobrajan. Banyak banget pernak-pernik maupun fashion yang bisa dicoba. Untuk kalian yang tidak bisa mengunjungi toko Jolie Jogja Wirobrajan, bisa juga lho membeli secara online. Tertarik mengikuti trend di Jolie Jogja Wirobrajan? Atau mau mencoba menjadi reseller? Langsung saja kunjungi salah satu akun social medianya.

fanspage : https://www.facebook.com/joliejogjawirobrajan
twitter : https://twitter.com/joliewirobrajan
instagram : http://instagram.com/joliejogjawirobrajan

Oya, di bawah ini merupakan beberapa produk lainnya yang juga dijual di Jolie Jogja Wirobrajan.