Senin, April 21, 2014

Pengalaman Menggunakan Speedy Instan



Well, saya ingin berbagai pengalaman tentang Speedy Instan, lebih tepatnya mengenai koneksi internetnya. Layanan Speedy Instan ini tak hanya ada di tempat-tempat umum seperti di mall dan kafe, tetapi juga bisa dipasang di rumah-rumah yang sudah memiliki sambungan telepon. Oleh karena itu, saya cukup duduk manis di rumah dan mulai berselancar di dunia maya. Rasanya seperti berada di tempat umum karena modem yang dipakai adalah modem wifi. Di ruang tamu ataupun kamar saya masih bisa mengakses internet tanpa kabel lewat laptop, netbook, maupun smartphone. Kalau di tempat-tempat umum, biasanya menggunakan layanan wifi.id. Saya belum pernah menggunakan layanan wifi.id ini karena memang jarang keluar rumah.


Satu hal pasti yang saya khawatirkan dengan pemasangan modem wifi ini adalah bagaimana dengan pembayarannya, apakah nantinya dibayar per bulan atau bagaimana. Wajar saja karena saya tidak mengikuti perkembangan Speedy. Yang saya tahu pembayarannya itu sepaket. Satu bulan dikenakan sekian ratus ribu, digunakan ataupun tidak. Masa iya setiap hari harus “ngenet” gara-gara biayanya yang tetap itu. Namun, layanan Speedy Instan yang baru ini sistemnya prabayar seperti menggunakan handphone pada umumnya. Jika ingin mengirim pesan atau telepon, kita harus membeli pulsa dulu. Layanan Speedy Instan ini tanpa abonemen alias tanpa biaya tetap. Kalau menurut yang saya baca, pay as you use. Kita bisa mengatur penggunaan internet sesuai dengan keperluan dan membayarnya sesuai paket yang kita pilih.

Pembayaran Speedy Instan ini setahu saya dulu ada tiga cara, yaitu dengan membeli voucher flexi atau telkomsel, potong pulsa flexi, ataupun menggunakan Speedy Instan Card. Ternyata sekarang ini ada cara yang lebih mudah dan tidak ribet, yaitu dengan memanfaatkan Speedy Instan 8108 atau yang bisa disebut dengan Speedy Instan elektrik. Saya sendiri belum memanfaatkan layanan ini. Walaupun belum pernah menggunakan, saya bisa menyimpulkan bahwa cara tersebut lebih disukai masyarakat karena kita tidak harus membeli banyak voucher flexi atau telkomsel. Cukup dengan sekali reload pulsa flexi atau telkomsel kita bisa menikmati koneksi internet lewat layanan Speedy Instan sampai beberapa kali. Menurut saya, it’s recommended karena saya pernah beberapa kali mengalami kegagalan dalam menggunakan voucher flexi atau telkomsel, entah kenapa voucher tersebut sudah pernah digunakan padahal sewaktu membelinya nomer vouchernya masih disegel.

Ok, kembali lagi ke topik.

Kesan pertama yang saya rasakan adalah “waow”, buffering video di youtube lancar jaya alias tanpa pending. Saya baru menyadari bahwa koneksi internet Speedy sudah secepat ini walaupun hanya lewat teknologi wifi. Berhari-hari masih takjub dengan kecepatan koneksi Speedy Instan ini. Bahkan, saya  rela setiap hari menyalakan laptop untuk memanfaatkan layanan ini. Rasanya belum mau melewatkan nikmatnya kecepatan yang “waow” ini.

Ok, kecepatan maksimum selama kuota masih tersedia. Untuk nominal paket Rp5.000,00, disediakan kuota sebesar 300MB dan kecepatan downstream 512 kbps per hari selama 24 jam. Itu yang tertera di keterangannya. Setelah kuota habis, kita masih bisa mengakses internet karena layanan Speedy Instan ini ternyata unlimited. Kecepatan koneksi internetnya akan disesuaikan. Untuk streaming video atau film, buffering akan sedikit tersendat karena kecepatannya sudah tidak maksimal. But, it’s okay. Akses social media seperti facebook, twitter, layanan email, dan sebagainya masih sangat lancar. Bahkan mengunduh file bisa dibilang cukup cepat. Kecepatan unduhnya masih di atas koneksi internet provider lain. Saya juga sempat mengunduh file ISO ubuntu yang terbaru. Bisa dibilang koneksi internet Speedy ini cukup handal untuk sekedar bersosialita maupun surfing di dunia maya. Beberapa kali saya menggunakan layanan Speedy Instan ini untuk melakukan upgrade sistem operasi ubuntu. Cukup terhubung ke jaringan Speedy Instan, mengetik beberapa command di terminal, kemudian laptop bisa saya tinggal untuk menonton televisi atau sekedar tiduran. Koneksi internetnya tidak putus di tengah-tengah proses upgrade, kecuali jika tiba-tiba masa paketnya sudah habis.

Beberapa kali saya pernah mengalami terputusnya koneksi Speedy karena sudah melewati 24 jam. Ketika itu saya tengah melakukan upgrading ubuntu. Tiba-tiba proses upgrade-nya berhenti dan tidak selesai. Mau tidak mau ya saya harus melakukan registrasi dan mengulang proses upgrade dari awal lagi. Bagi saya pengulangan upgrade sistem operasi ini sangat menyedihkan karena harus menunggu lagi dari awal ya walaupun selama upgrading berlangsung laptop bisa ditinggal. Tak hanya itu, saya juga pernah harus mengulang pengunduhan music video dan streaming film. Sebenarnya ada sedikit rasa kecewa “kok diulang sih?”, tetapi ya it’s okay karena koneksi internetnya yang unlimited.

Untuk layanan Speedy Instan di tempat-tempat umum yang menggunakan wifi.id, beberapa orang mengatakan bahwa kecepatannya super hingga 10 Mbps sehingga bisa digunakan untuk mengunduh file berat seperti film. Layanan Speedy yang satu ini wajib dicoba jika mau mengunduh drama korea, jepang, ataupun lainnya apalagi upgrade sistem operasi terbuka seperti ubuntu.

Jika ingin bermain game online di rumah, saya sarankan untuk membeli paket dengan kuota yang paling besar karena kuota yang paling kecil saja yang sebesar 500MB itu tidak cukup. Seperti yang sudah saya utarakan sebelumnya, koneksi akan lambat jika kuota habis dan tidak cukup mengasyikkan dalam bermain game online. Lebih baik gunakan wifi.id di tempat umum karena walaupun kuotanya habis, koneksi internetnya masih cukup cepat. Kita bisa bermain game online sepuas hati tanpa ada kendala kuota ataupun kecepatan koneksinya.

speedy instan elektrik, SPIN card, isi ulang speedy dengan telkomsel atau flexi

2 komentar:

  1. informasi yang bagus, sukses yak bro

    BalasHapus
  2. wifi.id memang mantappp bangett... saya juga make itu bg.
    http://speedyinstantgo.blogspot.com/2014/04/pengalaman-akses-internet-dengan-speedy.html

    BalasHapus